RSS

LAS BUSUR GAS

02 Apr

PROSES KERJA LAS GAS
A. Langkah Persiapan

1.) Mengecek kelengkapan dan kondisi peralatan, baik peralatan utama maupun
peralatan keamanan. Bila perlu dibersihkan dari debu dan kerak.

• Peralatan Utama :

-Tabung oksigen
-Tabung bahan baker (Gas LPG)
-Regulator
-Mixer
-Selang las
-Bangku kerja
-Meja kerja
-Korek api
-Tang

• Peralatan Keamanan :
-Sarung tangan
-Sepatu
-Tabung pemadam

2.) Saat peralatan telah siap semua letakkan tabung bahan bakar agak jauh dari tempat kita
mengelas, kemudian buka kran tabung oksigen sa

3.) Periksa tekanan kerja gas oksigen pada regulator tekanan kerja. Atur tekanan kerja
gas oksigen dengan memutar kran regulator pengatur tekanan kerja, pengaturan ini
dilakukan dengan memutar keran pada mixer sampai gas oksigen keluar.
kerja gas oksigen antara 40 bar biasanya digunakan nilai tengah 50 bar.

4.) Membuka kran gas bahan bakar

5.) Mempersiapkan benda kerja dan filler

6.) Memakai peralatan keselamatan seperti google dan sarung tangan

7.) Cek apakah kondisi slang aman ataukah terlipat atau tertekan. sampai terbuka penuh
Tekanan- 60 bar,

B. Langkah Penyalaan Las Gas

1.) Letakkan benda kerja diatas meja kerja.
2.) Kita posisikan diri dengan duduk pada bangku kerja menghadap meja kerja
3.) Arahkan ujung mixer ke bawah.
4.) Buka sedikit kran gas bahan bakar
5.) Nyalakan korek api dan bakar ujung nosel hingga gas terbakar
6.) Buka sedikit demi sedikit kran gas oksigen hingga nyala api menjadi bagus
7.) Atur komposisi nyala api sesuai yang dikehendaki
-Nyala api karburasi
-Nyala api norma
-Nyala api oksidasi
8.) Proses pengelasan siap dilakukan

C. Proses Pengelasan

1.) Atur posisi duduk kita, kedua kaki rapat dan melindungi kemaluan kita
2.) Posisikan sudut api untuk pengelasan adalah 60o terhadap garis horisontal, dan untuk
filler adalah 30o terhadap garis horisontal, pegang filler dengan tangan kiri
3). Dekatkan ujung nosel ke benda kerja dengan ketinggian sekitar 5 mm dari
benda kerja hingga benda kerja meleleh dan membentuk lelehan kawah.
4.) Dekatkan filler hingga ikut memanas dan mencair bersama benda kerja.
5.) Lakukan proses pengelasan untuk berbagai macam keperluan.

D. Proses Mematikan

1.) Ketika kita telah selesai melakukan proses pengelasan maka jauhkan ujung
nosel dari benda kerja
2.) Tutup kran gas oksigen perlahan-lahan namun jangan sampai tertutup penuh
3). Setelah api menyala kuning tutup perlahan kran gas bahan bakar namun
jangan sampai tertutup penuh
4.) Tutup kran gas oksigen hingga tertutup penuh
5.) Tutup kran gas bahan bakar hingga tertutup penuh.
6.) Tiup api kecil yang masih menyala di ujung nosel.
7.) Biarkan benda kerja dan ujung nosel hingga dingin
8.) Setelah dingin tutup kembali kran gas bahan bakar dan kran gas oksigen
9.) Gulung kembali selang
10.) Bersihkan sisa-sisa pengelasan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 2, 2011 in Teknik Pembentukan Dasar

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: